Selasa, 05 Januari 2016

Kali Linux2.0 install Tutorial

Kegiatan selanjutnya yaitu mempresentasikan penginstallan Kali Linux

Kali linux adalah sisitem operasi turunan dari debian 7 wheezy,
kali linux  1.0 berlandasan pada debian GNU/Linux dengan kernel linux versi 3.7 yang telah mendapatkan patch terpenting.

Linux merupakan salah satu jenis sistem operasi yang dibuat oleh Linus Benedict Torvalds pada tahun 1991 sebagai proyek hobi. Pada saat itu Linus masih menjadi seorang mahasiswa di Universitas Helsinki. Linux terinspirasi dari sistem operasi yang telah ada dan dikembangkan oleh Prof. Andrew S. Tanenbaum, Minix. Linux berdiri sendiri dan dibuat dari nol. Meskipun sistem Linux mirip-mirip dengan Unix namun Linux bukanlah Unix maupun turunannya. Karena kemiripannya itu Linux disebut juga dengan sistem operasi yang Unix like (seperti Unix). Linux merupakan sistem operasi yang bersifat open source dan pada tahun 1992 Linux diberi lisensi General Public License. Artinya kode dari sistem operasi ini terbuka untuk umum dandapat dilihat maupun dimodifikasi oleh semua orang
Klelebihan dari system Operasi Linux:
• Aman dari virus. Linux dibandingkan dengan sistem operasi lain relatif lebih aman dari virus karena sistem Linux yang sedemikian rupa menghambat aktivitas virus yang hendak menginfeksinya.
• Gratis. Semua orang dapat menggunakan Linux tanpa harus mengeluarkan uang sepeserpun.
• Termasuk driver. Linux memiliki kumpulan driver yangdapat digunakan tanpa harus memasang driver tambahan. Walaupun kita harus memasang driver tambahan, prosesnya pun mudah dan tidak sulit.
• Tidak mengenal fragmentasi. Pengguna yang pernah menggunakan Microsoft Windows pasti pernah mengenal istilah defrag. Linux menggunakan sistem file yang memiliki keunggulan untuk mereduksi fragmentasi. Dengan demikian kinerja baca tulis ke hardisk menjadi tetap terjaga kecepatannya.
• Tidak memerlukan spesifikasi komputer yang tinggi. Linux Mengenal Sistem Operasi Linux dan Ubuntu cukup ringan, dengan spesifikasi komputer yang biasa saja kita dapat merasakan kecanggihan Linux secara maksimal. Komunitas yang saling membantu. Linux memiliki komunitas yang sangat besar dan tidak segan untuk membantu pembaca apabila memiliki kesulitan.
• Dukungan perangkat keras yang luas. Linux tidak hanya mendukung komputer yang menggunakan arsitektur Intel maupun AMD tapi juga beragam arsitektur lainnya seperti PowerPC, Sun Sparc, ARM, dsb.
• Multi User. Satu komputer dengan sistem operasi Linux dapat digunakan oleh banyak pengguna secara bersamaan.
• Mendukung beragam sistem file. Ada banyak sekali sistem file yang didukung oleh Linux. Diantaranya yang paling dikenal adalah Ext2, Ext3, Ext4, FAT16, FAT32, NTFS, dan lain-lain. Jadi Linux bisa membaca sistem file milik Microsoft Windows sedangkan Microsoft Windows sampai saat ini belum bisa membaca sistem file Linux secara baku. 
• Linux bisa menjalankan aplikasi Windows. Dengan bantuan aplikasi seperti Wine, kita dapat menjalankan aplikasi Windows di Linux. Meskipun tidak kompatibel dengansemua aplikasi Microsoft Windows, sudah banyak aplikasi yang berjalan dengan baik dengan bantuan Wine.
•Handal di desktop maupun server. Dulu (hingga sekarang) Linux dikenal sebagai sistem operasi yang handal jika dipasangkan sebagai sistem operasi server
langsung saja ke penginstallan

Langkah awal, Persiapkan :

  • Iso Kali linux 2.0 anda bisa download langsung Disini
  • Power Iso  Download Untuk Cara bootable kali linux 2.0 klik Disini 
  • Partisi Hardisk kosong minimal 50 GB => Untuk cara pembagiannya klik Disini
  • USB Flashdisk
Proses penginstalan Kali linux 2.0 dual boot dengan windows :

Step 1 => Proses awal penginstalan kali linux, pilih "Graphical Install" lalu enter



Step 2 => Kemudian pilih bahasa, Pilih saja English lalu Continue



Step 3 =>  "Select your location" Pilih saja United States



Step 4 => "Configure the keyboard" Pilih saja American English" lalu Continue



Step 5 => Lalu klik "Go Back"


Step 6 => Kemudian pilih Set up users and passwords



Step 7 => Sekarang atur "password" anda, lalu Continue



Step 8 => Klik "Go Back"


Step 9 => Pilih Detect disks



Step 10 => Pilih "Manual" untuk mengatur tempat pengintalan Kali linux


Step 11 => Pilih partition yang anda bagikan tadi misalkan yang bagi tadi "57.5 GB" seperti gambar di bawah ini



Step 12 => Kemudian pilih "Delete the partition"



Step 13 => Maka hasil seperti gambar di bawah ini, lalu pilih lagi partition tersebut, lalu continue

Step 14 => Pilih "Create a new partition" 

Step 15 => Disini anda persiapkan "2 gb" buat install grup nanti, lalu Continue kemudian pilih "Logical" lalu "Beginning"


Step 16 => Setelah sobat pilih yang tadi maka akan sampai ke step seperti gambar di bawah ini, lalu klik saja "Continue" lagi



Step 17 => Pilih "swap area" Dimenu selanjutnya pilih "Done setting up the partition" lalu Continue



Step 18 => Maka hasil seperti gambar di bawah ini, Kemudian pilih sisa partition (FREE SPACE) perhatikan saja gambar di bawah ini, Lalu "Continue" di menu selanjutnya sobat pilih "Create a new partition" lagi, lalu Continue



Step 19 =>  Sekarang di pembagian ini anda bagikan pastisi Minimal "15 Gb", Maksimal terserah anda, disini saya bagikan saja "25 Gb" kalau sudah klik "Continue" dimenu selanjutnya pilih "Beginning" lalu pilih lagi "Done setting up the partition Kemudian Continue



Step 20 => Maka akan sampai di step seperti gambar di bawah ini, Lalu pilih sisa partition yang tadi belum di bagi lalu "Continue" dimenu selanjutnya sobat pilih "Create a new partition" kemudian Continue



Step 21 => Lalu akan sampai ke gambar seperti di bawah ini, disini otomasis  menampilkan sisa partition yang belum habis di bagi tadi, lalu "Continue" Dimenu selanjutnya sobat pilih lagi "Done setting up the partition" kemudian "Continue"




Step 22 =>  Pembagian partisi sudah selesai, hasilnya seperti gambar di bawah ini, kemudian pilih "Finish partitioning and write changes to disk" Untuk memulai proses penginstalan, Klik "Continue"



Step 23 => Pilih "Yes" lalu "Continue"

Step 24 => Tunggu proses penginstalan hingga selesai



Step 25 => Setelah proses penginstalan selesai di "Configure the package manager" pilih "Yes" lalu Continue



Step 26=> Pilih Continue



Step 27 => Klik "Go Back"




Step 28 => Pilih Yes lalu Continue



Step 29 =>  Proses pengintalan grup kali linux tunggu sampai selesai



Step 30 => Pilih "yes" Lalu Continue



Step 31 => Pilih "/dev/sda" lalu Continue



Step 32 => Tunggu proses penginstalan Grup hingga selesai



Step 33 => Proses penginstalan grup kali linux selesai, sekarang semua proses penginstalan sudah selesai, selanjutnya klik "Continue" untuk melakukan restart dan otomasis masuk ke Grup kali linux



Step 34 => Di "GNU GRUP" anda pilih "*Kali GNU/Linux" untuk  memulai boot kali linux, jika ingin ke windows maka anda pilih "Windows Recovery Environment" Pilih saja Kali linux dulu lalu Enter



Step 35 => Di Username masukan "root" lalu Next

Step 36 =>  Masukan "pasword" yang tadi anda isi di penginstalan lalu klik "unlock"

Step 37 => Sekarang anda sudah berhasil menginstall "Kali linux 2.0 (kali sana) dual boot dengan Windows" bentuk destop Kali linux 2.0 seperti gambar di bawah ini


Sumber:
http://arul58.blogspot.co.id/2015/08/cara-mengintall-kali-linux-20-kali-sana.html

0 komentar:

Posting Komentar